Postingan

Menampilkan postingan dengan label MOMENTUM

Momentum 21 Tahun Reformasi, PMII Cabang Kota Palopo Melakukan Sarasehan Reformasi

Gambar
taman baca kota Puluhan   kader  pergerakan mahasiswa islam indonesi kota palopo, melakukan aksi bakar lilin (21 mei 2019) di taman baca kota palopo, Kelurahan Ammassagan, Kecamatan Wara. "Dalam kegiatan aksi bakar lilin ini berupaya merefleksi reformasi, mencoba mengenang para korban yang gugur didalam proses menuju reformasi dan juga berharap agenda reformasi 1998 bisa menjadi panduan bangsa ini sebagai tujuan untuk mewujudkan cita-cita reformasi yang sesungguhnya" ucap Muh. satrio nasir. Lanjutnya selaku ketua cabang pergerakan mahasiswa islam indonesia kota palopo masa khidmat 2019-2020 "Melalui momentum 21 tahun reformasi ini pula kita menyerukan persatuan untuk saling menjaga keharmonisan antara sesama anak bangsa demi terciptanya kerukunan dalam bernegara" Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, dialog seputaran reformasi dan menghadirkan  sahabat  Ridwan an nawawi S.Sos selaku mantan ketua cabang pergerakan mahasiswa islam indonesia kot...

Bisa Jadi Justru Mendatarkan Pancasila

Gambar
Sejak dahulu bangsa indonesia menjadi lahan subur bagi semua golongan, Olehnya itu hingga saat ini tidak sedikit kepentingan yang mencoba menanamkan maksudnya di negeri yang kaya budaya, suku, dan agama  (social assets).  Dengan kekayaan yang dimiliki sehingga menjadi suatu negara yang kuat dan mampu merangkul segala perbedaan yang senantiasa menjaga negara kesatuan republik indonesia. Semua bangga bisa hidup di negeri ini. Tanpa adanya diskriminasi perbedaan bisa saling berkumpul, berorganisasi dan menyampaikan pendapat, selama itu bisa menjadi sumber pengetahuan untuk saling menguatkan dan menjadi komitmen kita untuk mencapai cita-cita kemerdekaan republik indonesia dan menjaga keutuhan pancasila. Hidup di dalam satu negara yang memiliki banyak keyakinan adalah salah satu ke istimewaan dari pada hidup dalam satu keyakinan yang dimiliki banyak negara . Ancaman-ancaman yang datang sili berganti untuk memecah belah ( devide at impera) tidak akan pernah...